Diposting oleh admin
pada 26 Maret 2010 16:12:38 WIB
Kategori : Lain-Lain - dibaca 653 kali
Kategori : Lain-Lain - dibaca 653 kali
Jakarta, Rabu (10 Maret 2010)--Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) bersama Intel Indonesia sepakat melanjutkan program pelatihan...
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi guru. Program pelatihan ini memungkinkan para guru menggunakan teknologi secara efektif untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa di dunia digital. Sejak dimulai pada 2007, program ini telah melatih lebih dari 30.000 guru di Indonesia.
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyampaikan, teknologi informasi tidak dapat dilepaskan dari infrastruktur, konten, dan konteks. Setelah ketiga hal tersebut dikuasai, lanjut Mendiknas, maka kemanfaatan TIK bisa dirasakan. "Kalau hanya bicara tentang infrastruktur saja tidak banyak manfaatnya," kata Mendiknas usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendiknas dengan Intel Indonesia Corporation untuk kelanjutan pelaksanaan Program Intel Teach di Indonesia, Rabu (10/3/2010) di Kemendiknas, Jakarta.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Sekretaris Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ses Ditjen PMPTK) Kemendiknas Giri Suryatmana dengan Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati.
Mendiknas menyebutkan, TIK dalam kehidupan sehari-hari memiliki peran sebagai penyangga (supporter), penggerak (driver), pemungkin (enabler), dan transformasi (transformer) . Mendiknas meminta agar menguasai nilai yang tersembunyi di balik teknologi informasi. Kalau tidak maka teknologi informasi hanya sebagai teknologi biasa. "Kalau kita ingin memasukkan IT sebagai mesin transformasi sosial budaya maka nilai itulah yang penting," katanya.
Budi mengatakan, Intel menyelenggarakan Program Intel Kids untuk memberikan pelatihan TIK kepada para guru agar dapat meningkatkan profesionalisme di dalam penggunaan TIK dalam belajar mengajar. Dia menyebutkan, perusahaan pembuat prosesor atau otak komputer ini telah menghabiskan sekitar US$ 1 milyar untuk mendanai program ini di 72 negara dan telah melatih 7 juta guru. "Tahun ini target kami menambah 20.000 guru lagi, sehingga akhir tahun kami harapkan sekitar 50.000 guru dapat mendapatkan peningkatan profesionalisme dalam pembenahan guru dalam belajar mengajar," katanya.*** -GIM-
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi guru. Program pelatihan ini memungkinkan para guru menggunakan teknologi secara efektif untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa di dunia digital. Sejak dimulai pada 2007, program ini telah melatih lebih dari 30.000 guru di Indonesia.
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyampaikan, teknologi informasi tidak dapat dilepaskan dari infrastruktur, konten, dan konteks. Setelah ketiga hal tersebut dikuasai, lanjut Mendiknas, maka kemanfaatan TIK bisa dirasakan. "Kalau hanya bicara tentang infrastruktur saja tidak banyak manfaatnya," kata Mendiknas usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendiknas dengan Intel Indonesia Corporation untuk kelanjutan pelaksanaan Program Intel Teach di Indonesia, Rabu (10/3/2010) di Kemendiknas, Jakarta.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Sekretaris Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ses Ditjen PMPTK) Kemendiknas Giri Suryatmana dengan Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati.
Mendiknas menyebutkan, TIK dalam kehidupan sehari-hari memiliki peran sebagai penyangga (supporter), penggerak (driver), pemungkin (enabler), dan transformasi (transformer) . Mendiknas meminta agar menguasai nilai yang tersembunyi di balik teknologi informasi. Kalau tidak maka teknologi informasi hanya sebagai teknologi biasa. "Kalau kita ingin memasukkan IT sebagai mesin transformasi sosial budaya maka nilai itulah yang penting," katanya.
Budi mengatakan, Intel menyelenggarakan Program Intel Kids untuk memberikan pelatihan TIK kepada para guru agar dapat meningkatkan profesionalisme di dalam penggunaan TIK dalam belajar mengajar. Dia menyebutkan, perusahaan pembuat prosesor atau otak komputer ini telah menghabiskan sekitar US$ 1 milyar untuk mendanai program ini di 72 negara dan telah melatih 7 juta guru. "Tahun ini target kami menambah 20.000 guru lagi, sehingga akhir tahun kami harapkan sekitar 50.000 guru dapat mendapatkan peningkatan profesionalisme dalam pembenahan guru dalam belajar mengajar," katanya.*** -GIM-
Komentar
surianty abudi | 23 Desember 2010
salam.
saya adalah guru TIK di Salah satu SMP Negeri di gorontalo.saya sangat tertarik sekali dengan pelatihan untuk guru-guru TIK.
tapi sayang, sampai saat ini saya belum pernah mengikuti pelatihan seperti itu. tolong infonya jika peatihan itu akan dibuat lagi.
Haniatun | 18 Februari 2011
Assalamu'alaikum wr.wb.
Saya adalah guru TIK Pada SMA Negeri di Kab. Aceh SElatan.Tolong informasinya apabila ada pelatihan TIK. karena beground pendidikan saya bukan dari TIK sehingga saya ingin menambah pengetahuan tentang pembelajaran tik yang tepat.Trimakasih infonya. wassalam
Muhammad Noor Darwis, S.Kom | 09 April 2011
Assalamu'alaikum....saya seorang guru PNS di Kbupaten Nunukan Kalimantan Timur bagian utara....Saya juga minta infonya pak kalau ada pelatihan lagi...mohon konfirmnya
Sholihul Abidin | 04 Juli 2011
Saya PNS guru TIK kab. Tuban Jawa Timur mohon infonya jika ada pelatihan lagi. mohon konfirmasinya ke 081330019797
monika tse | 04 Juli 2011
salam saya seorang guru PNS Kabupaten TTS ingin menjadi salah seorang yg bsa ikut diklat TIK mohon ada konfirmasi trimakasih
Jimmy Nalle | 11 Juli 2011
Saya PNS di kabupaten Rote Ndao..mohon informasi jika ada pelatihan...thanx
imam gunawan, S.pd | 13 Juli 2011
saya adalah guru biologi di SMA Muhammadiyah Mataram NTB, ingin sekali mengikuti kegaiatan berkaitan dengan TIK dlm pembelajaran yang bersifat nasional.mohon di konformasi sekiranya ada kegiatan tsb.
081803737534
Tulis Komentar
Link Terkait
Agenda
Top Download
- Motivasi Berprestasi (1257)
- Kata Mutiara (876)
- Silabus B.Indonesia Kls 7 Smstr 1 (497)
- Resiko Celana Ketat (427)
- Silabus Kelas VII (354)
- Guru Yang Baik (344)
Pencarian
Member Area
Polling
Bagaimana menurutmu pembelajaran bahasa inggris di smp negeri 2 rembang?
Komentar
- sri rahayu pada Kemendiknas, Lakukan Revitalisasi Kepala Sekolah, Pengawas dan Strategi Pengangkatan serta Pemerataan Guru
- Arfani riska Istna Ashar pada AUDIENSI INSAN PENDIDIKAN TELADAN, BERPRESTASI 2011
- imam gunawan, S.pd pada Kemendiknas- Intel Lanjutkan Program Pelatihan TIK bagi Guru
- Jimmy Nalle pada Kemendiknas- Intel Lanjutkan Program Pelatihan TIK bagi Guru
- monika tse pada Kemendiknas- Intel Lanjutkan Program Pelatihan TIK bagi Guru
- Sholihul Abidin pada Kemendiknas- Intel Lanjutkan Program Pelatihan TIK bagi Guru
Shoutbox
Profil Guru
Berita Terpopuler
- Tiga Manuskrip Kuno Diusulkan sebagai Memori Dunia (298)
- Jarang Bertemu Orangtua Pengaruhi Stamina Belajar Siswa (244)
- RAIH PRESTASI, PERTAHANKAN TRADISI (183)
- Neo Aditya Kuntar Raih Medali Emas OSN 2011 (163)
- AUDIENSI INSAN PENDIDIKAN TELADAN, BERPRESTASI 2011 (115)
- SETITIK EMBUN ANTARKAN RIZKA MENJADI JUARA I NASIONAL PENULISAN CERITA REMAJA ISLAM 2011 (94)
Kalender
| Selasa, 07 Februari 2012 | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | |||
User Statistik






Pengunjung hari ini 9
Total Pengunjung 8521
Hit hari ini 40
Total Hit 106880
Pengunjung Online 2







































